Cerita Seks Hasrat Ingin Menyutubuhi Adik Iparku
| Cerita Seks Hasrat Ingin Menyutubuhi Adik Iparku |
Liputan Berita Terkini – Kehidupan terus berjalan. Usia kandungan istri saya
menginjak bulan ke-4. Tahu sendirilah bagaimana kondisi perempuan kalau sedang
hamil muda. Bawaannya malas melulu. Tapi untuk urusan pekerjaan dia sangat
bersemangat.
menginjak bulan ke-4. Tahu sendirilah bagaimana kondisi perempuan kalau sedang
hamil muda. Bawaannya malas melulu. Tapi untuk urusan pekerjaan dia sangat
bersemangat.
Dia memang pekerja yang ambisius. Berdedikasi, disiplin, dan
penuh tanggung jawab. Karena itu jadwal keluar kota tetap dijalani. Kualitas
hubungan seks kami makin buruk. Dia seakan benar-benar tak ingin disentuh
kecuali pada saat benar-benar sedang relaks. Saya juga tak ingin memaksa.
Karenanya saya makin sering beronani diam-diam di kamar mandi. Kadang-kadang
saya kasihan terhadap diri sendiri. Kata-kata Mbak Raya sering
terngiang-ngiang, terutama sesaat setelah sperma memancar dari penis saya.
“Kacian adik iparku ini..” Tapi saya tak punya pilihan lain. Saya tak suka
“jajan”. Maaf, saya agak jijik dengan perempuan lacur.
penuh tanggung jawab. Karena itu jadwal keluar kota tetap dijalani. Kualitas
hubungan seks kami makin buruk. Dia seakan benar-benar tak ingin disentuh
kecuali pada saat benar-benar sedang relaks. Saya juga tak ingin memaksa.
Karenanya saya makin sering beronani diam-diam di kamar mandi. Kadang-kadang
saya kasihan terhadap diri sendiri. Kata-kata Mbak Raya sering
terngiang-ngiang, terutama sesaat setelah sperma memancar dari penis saya.
“Kacian adik iparku ini..” Tapi saya tak punya pilihan lain. Saya tak suka
“jajan”. Maaf, saya agak jijik dengan perempuan lacur.
Tiap kali beronani, yang saya bayangkan adalah wajah Mbak
Raya atau si bungsu Rosa, bergantian. Rosa telah tumbuh menjadi gadis yang benar-benar
matang. Montok, lincah. Cantik penuh gairah, dan terkesan genit. Meskipun masih
bersikap manja terhadap saya, tetapi sudah tidak pernah lagi bergayutan di
tubuh saya seperti semasa saya ngapelin kakaknya. Saya sering mencuri pandang
ke arah payudaranya. Ukurannya sangat saya idealkan. Sekitar 34. Punya istri
saya sendiri hanya 32.
Raya atau si bungsu Rosa, bergantian. Rosa telah tumbuh menjadi gadis yang benar-benar
matang. Montok, lincah. Cantik penuh gairah, dan terkesan genit. Meskipun masih
bersikap manja terhadap saya, tetapi sudah tidak pernah lagi bergayutan di
tubuh saya seperti semasa saya ngapelin kakaknya. Saya sering mencuri pandang
ke arah payudaranya. Ukurannya sangat saya idealkan. Sekitar 34. Punya istri
saya sendiri hanya 32.
Seringkali, di balik baju seragam SMU-nya saya lihat gerakan
indah payudara itu. Keinginan untuk melihat payudara itu begitu kuatnya. Tapi
bagaimana? Mengintip? Di mana? Kamar mandi kami sangat rapat. Letak kamar saya
dengannya berjauhan.
indah payudara itu. Keinginan untuk melihat payudara itu begitu kuatnya. Tapi
bagaimana? Mengintip? Di mana? Kamar mandi kami sangat rapat. Letak kamar saya
dengannya berjauhan.
Artikel Terkait
Dia menempati kamar di sebelah gudang. Yang paling ujung
kamar Mak Jah, pembantu kami. Setelah kamar Mayang, kakak Rosa, baru kamar
saya. Kamar kami seluruhnya terbuat dari tembok. Sehingga tak mugkin buat
ngintip. Tapi tunggu! Saya teringat gudang. Ya, kalau tidak salah antara gudang
dengan kamar Rosa terdapat sebuah jendela. Dulunya gudang ini memang berupa
tanah kosong semacam taman. Karena mertua butuh gudang tambahan, maka
dibangunlah gudang. Jendela kamar Rosa yang menghadap ke gudang tidak
dihilangkan. Saya pernah mengamati, dari jendela itu bisa mengintip isi kamar Rosa. Lanjut baca!
kamar Mak Jah, pembantu kami. Setelah kamar Mayang, kakak Rosa, baru kamar
saya. Kamar kami seluruhnya terbuat dari tembok. Sehingga tak mugkin buat
ngintip. Tapi tunggu! Saya teringat gudang. Ya, kalau tidak salah antara gudang
dengan kamar Rosa terdapat sebuah jendela. Dulunya gudang ini memang berupa
tanah kosong semacam taman. Karena mertua butuh gudang tambahan, maka
dibangunlah gudang. Jendela kamar Rosa yang menghadap ke gudang tidak
dihilangkan. Saya pernah mengamati, dari jendela itu bisa mengintip isi kamar Rosa. Lanjut baca!

0 Response to "Cerita Seks Hasrat Ingin Menyutubuhi Adik Iparku"
Posting Komentar